Penguatan Daya Saing Perikanan Trenggalek Melalui Hilirasi Komoditass Tuna Tongkol Cakalang

Penulis

Zakie Ichwani, BAPPERIDA Trenggalek##submission.authorListSeparator## Alqoma Subkhi, BAPPERIDA Trenggalek##submission.authorListSeparator## Gustaf Wijaya, BAPPERIDA Trenggalek##submission.authorListSeparator## Nur Mufida Wulan Sari, BAPPERIDA Trenggalek##submission.authorListSeparator## Ulya Awwalul Mar’ah, BAPPERIDA Trenggalek##submission.authorListSeparator## Anindita Diesti Sabdorahso, BAPPERIDA Trenggalek##submission.authorListSeparator## Wasiska Widayanti, Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek##submission.authorListSeparator## Syamsu Rijal Tri Hidayat, Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek##submission.authorListSeparator## Savitria Djamaludin, Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek##submission.authorListSeparator## Fatma Adi Prasetya, Dinas Peternakan dan Perikanan, Kabupaten Trenggalek##submission.authorListSeparator## Prisca Kiki Wulandari, Universitas Brawijaya##submission.authorListSeparator## Daya Negri Wijaya, Universitas Negeri Malang

Kata Kunci:

Hilirisasi Perikanan, Tuna Tongkol Cakalang, Trenggalek, Rantai Dingin, Sertifikasi, Keberlanjutan Ekonomi Nelayan

##submission.synopsis##

Tantangan utama hilirisasi meliputi pasokan bahan baku yang tidak pasti akibat musim, keterbatasan rantai dingin dan teknologi pascapanen, kapasitas SDM, beban perizinan dan sertifikasi bagi usaha mikro-kecil, keterbatasan akses modal, serta pemasaran yang masih dominan lokal/regional.
● Persoalan utama perikanan TTC Trenggalek bukan semata-mata bagaimana meningkatkan volume tangkapan, tetapi bagaimana mengubah hasil tangkapan yang fluktuatif dan mudah rusak menjadi produk bernilai tambah yang memiliki pasar lebih luas, dengan tetap menjamin keberlanjutan sumber daya ikan.
Strategi hilirisasi harus membedakan posisi komoditas. Ekosistem hilirisasi TTC di Kabupaten Trenggalek telah terbentuk melalui berbagai produk yakni ikan asap/sapit, pindang, lumatan daging ikan, dan berbagai produk diversifikasi. Namun nilai tambah, standardisasi, kapasitas usaha, dan akses pasar masih perlu ditingkatkan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Biografi Penulis

Zakie Ichwani, BAPPERIDA Trenggalek

Kepala Bidang RIDA - Rendalev, BAPPERIDA Trenggalek 

Alqoma Subkhi, BAPPERIDA Trenggalek

Kepala Sub-Bidang RIDA, BAPPERIDA Trenggalek

Gustaf Wijaya, BAPPERIDA Trenggalek

Peneliti Ahli Muda, BAPPERIDA Trenggalek

Nur Mufida Wulan Sari, BAPPERIDA Trenggalek

Peneliti Ahli Muda, BAPPERIDA Trenggalek

Ulya Awwalul Mar’ah, BAPPERIDA Trenggalek

Penelaah Teknis Kebijakan, , BAPPERIDA Trenggalek

Anindita Diesti Sabdorahso, BAPPERIDA Trenggalek

Perencana Ahli Pertama, BAPPERIDA Trenggalek

Wasiska Widayanti, Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek

Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Disnakkan Trenggalek

Syamsu Rijal Tri Hidayat, Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek

Kepala UPT TPI Disnakkan Trenggalek

Savitria Djamaludin, Dinas Peternakan dan Perikanan Trenggalek

Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Budidaya, Disnakkan Trenggalek 

Fatma Adi Prasetya, Dinas Peternakan dan Perikanan, Kabupaten Trenggalek

Analis Mutu Hasil Perikanan, Disnakkan, Trenggalek

Prisca Kiki Wulandari, Universitas Brawijaya

Dosen Ilmu Pemerintahan - FISIP Universitas Brawijaya

Daya Negri Wijaya, Universitas Negeri Malang

Kepala Pusat Studi Humaniora, Ekonomi, dan Pariwisata LPPM Universitas Negeri Malang
Dosen Ilmu Sejarah, FIS Universitas Negeri Malang

##catalog.published##

2026-08-24

##series.series##

##catalog.categories##