Studi Kelayakan Pengembangan Kawasan Minapolitan Kecamatan Durenan
Keywords:
Minapolitan, Pengembangan Wilayah, Urban Rural Linkage, Budidaya PerikananSynopsis
Minapolitan merupakan konsep pengembangan wilayah yang menitikberatkan pada optimalisasi potensi lokal di kawasan perdesaan sebagai upaya memperkuat perekonomian berbasis sumber daya setempat. Konsep ini dirancang untuk menciptakan hubungan fungsional yang saling menguntungkan antara desa dan kota (urban-rural linkage), sehingga pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. Selama ini, fenomena yang kerap terjadi adalah penghisapan sumber daya desa secara besar-besaran oleh kota, baik berupa sumber daya alam maupun sumber daya manusia, yang pada akhirnya melemahkan kapasitas desa dalam membangun dirinya sendiri. Kehadiran minapolitan menjadi strategi untuk menahan laju ketimpangan tersebut dengan tetap menjaga keterhubungan ekonomi desa-kota secara seimbang. Kecamatan Durenan merupakan salah satu kawasan di Kabupaten Trenggalek yang memiliki potensi terbesar dalam sektor perikanan, khususnya perikanan budidaya, dibandingkan kecamatan lain di wilayah tersebut. Potensi ini menjadikan Kecamatan Durenan sebagai lokasi prioritas dalam pengembangan kawasan minapolitan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Namun, pengembangan kawasan minapolitan bukanlah proses yang sederhana, karena memerlukan komitmen kuat, dukungan kebijakan, serta partisipasi aktif masyarakat sebagai aktor utama pembangunan. Untuk menilai tingkat kesiapan Kecamatan Durenan dalam mewujudkan kawasan minapolitan, dilakukan penyusunan riset studi kelayakan yang menjadi dasar analisis pengembangan wilayah. Buku ini merupakan laporan akhir hasil studi tersebut yang memuat pendahuluan, kajian literatur, metodologi penelitian, hasil pembahasan, serta kesimpulan sebagai pijakan strategis dalam perencanaan pembangunan kawasan minapolitan ke depan.
Downloads
Downloads
Published
Series
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.