Kajian Segitiga Pembangunan Wilayah Kabupaten Trenggalek (Trenggalek-Watulimo-Panggul)
Keywords:
Kutub Pertumbuhan, Scenario Planning, Strategi Pembangunan, Inovasi Daerah, Segitiga Pembangunan WilayahSynopsis
Kajian Segitiga Pembangunan Wilayah Kabupaten Trenggalek bertujuan untuk mengkaji konsep tiga kutub pertumbuhan yang tertuang dalam dokumen perencanaan daerah, yaitu RTRW dan RPJMD yang telah direvisi. Konsep ini menempatkan Perkotaan Trenggalek, Watulimo, dan Panggul sebagai pusat pertumbuhan utama yang saling terhubung dalam mendorong pembangunan wilayah. Permasalahan yang dikaji meliputi peran dan fungsi masing-masing kutub pertumbuhan beserta keterkaitannya, evaluasi pelaksanaan pembangunan di ketiga kawasan tersebut, serta penyusunan skenario perencanaan untuk pengembangan ke depan. Pendekatan utama yang digunakan adalah scenario planning sebagai alat untuk menghadapi ketidakpastian masa depan pembangunan wilayah. Metodologi yang diterapkan adalah metode TAIDA (Tracking, Analyzing, Imaging, Deciding, and Acting), dengan tahap analisis menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis CIPP, Causal Loop Diagram (CLD), dan Cross Impact Analysis (CIA). Hasil kajian menunjukkan bahwa Perkotaan Trenggalek berperan sebagai pusat pemerintahan dan kota utama, Watulimo sebagai kota maritim yang berbasis pariwisata dan pelabuhan, serta Panggul sebagai pusat perdagangan, jasa, dan pelayanan umum di kawasan selatan. Selain itu, kajian ini menghasilkan empat skenario pengembangan wilayah, yaitu skenario advance dengan strategi optimization, skenario conventional dengan strategi reformation, skenario pre-advanced dengan strategi strengthening, dan skenario under-developed dengan strategi survive and development. Setiap skenario memberikan arah kebijakan yang berbeda sesuai dengan tingkat perkembangan wilayah, sehingga dapat menjadi dasar perumusan strategi pembangunan yang adaptif, terintegrasi, dan berkelanjutan di Kabupaten Trenggalek.
Downloads
Downloads
Published
Series
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.