Pengembangan Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal di Kecamatan Bendungan
Keywords:
Potensi Lokal, Industri Pembangunan, Kajian Sosial Budaya, Community Readiness, Inovasi DaerahSynopsis
Kecamatan Bendungan memiliki beragam potensi lokal di berbagai sektor yang dapat dikembangkan sebagai basis pembangunan wilayah. Namun, pelaksanaan program-program pembangunan yang selama ini cenderung bersifat top-down berpotensi tidak memberikan dampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal ini disebabkan oleh ketidaksesuaian antara desain program dengan karakter lingkungan serta kondisi sosial budaya masyarakat setempat. Berdasarkan permasalahan tersebut, diperlukan pendekatan pemberdayaan masyarakat yang lebih adaptif dan kontekstual agar hasilnya lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi lokal dan kondisi sosial budaya masyarakat di Kecamatan Bendungan, mengevaluasi program-program pemerintah yang telah dilaksanakan, serta merumuskan model pemberdayaan masyarakat yang sesuai dengan karakteristik wilayah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, focus group discussion (FGD), dan kuesioner, dengan unit analisis meliputi pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian masyarakat telah menyadari adanya berbagai permasalahan yang dihadapi dan mulai melakukan upaya penanganan secara mandiri, meskipun belum terarah dan spesifik. Oleh karena itu, diperlukan model pemberdayaan yang berbasis kebutuhan masyarakat, dengan penentuan sasaran yang jelas, serta dukungan pendampingan dari pihak lokal untuk memastikan keberlanjutan program. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas intervensi pembangunan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi yang dimiliki.
Downloads
Downloads
Published
Series
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.