Hilirisasi Ikan Patin Kabupaten Trenggalek Berbasis Penguatan Nilai Tambah dan Daya Saing Produk

Authors

Zakie Ichwani, BAPPERIDA Trenggalek; Alqoma Subkhi, BAPPERIDA Trenggalek; Gustaf Wijaya, BAPPERIDA Trenggalek; Nur Mufida Wulansari, BAPPERIDA Trenggalek; Ulya Awwalul Mar'ah, BAPPERIDA Trenggalek; Anindita Diesti Sabdorahso, BAPPERIDA Trenggalek; Savitri Djamaludin, BAPPERIDA Trenggalek; Yoneka Pratiwi, BAPPERIDA Trenggalek

Keywords:

Patin, Hilirisasi, Trenggalek

Synopsis

  1. Kabupaten Trenggalek memiliki potensi besar dalam pengembangan sektor perikanan budidaya air tawar, khususnya ikan patin. Komoditas ini mulai berkembang sebagai salah satu unggulan budidaya selain lele, didukung oleh kondisi geografis, ketersediaan lahan, serta munculnya investasi swasta dan pola perantaraan pasar.
  2. Pengembangan patin di Trenggalek masih menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya hilirisasi produk, keterbatasan kapasitas pengolahan, lemahnya akses pasar modern dan ekspor, belum adanya standardisasi mutu, serta minimnya inovasi produk bernilai tambah. Sebagian besar penjualan masih berupa ikan segar sehingga nilai ekonomi yang diterima pembudidaya relatif rendah.
  3. Policy brief ini merekomendasikan strategi hilirisasi berbasis rantai nilai melalui:
  • Membangun sentra produksi patin berbasis kepastian bahan baku.
  • Menurunkan biaya produksi melalui peningkatan efisiensi pakan dan manajemen budidaya.
  • Mengembangkan unit pengolahan patin dengan orientasi fillet beku dan produk siap masak.
  • Membangun rantai dingin dari pembudidaya sampai konsumen.
  • Membentuk sistem offtaker dan kontrak pemasaran.
  • Menerapkan standardisasi mutu, keamanan pangan, halal, dan ketertelusuran.
  • Mengembangkan produk samping dengan pendekatan zero-waste/value recovery.
  • Membangun branding "Patin Trenggalek" dan pemasaran digital.

 

  1. Dengan kebijakan yang terintegrasi, Kabupaten Trenggalek berpeluang menjadi sentra industri Patin unggulan di Jawa Timur sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
  2. Implementasi kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan pembudidaya, memperluas pasar, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperkuat kontribusi subsektor perikanan terhadap ekonomi daerah.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2026-08-24

Categories