Mapping Regional Priority Products through the Penta Helix Approach in Trenggalek District
Keywords:
Ekonomi Lokal, Penta Helix, Daya Saing Daerah, Trenggalek, Produk Unggulan DaerahSynopsis
Pengembangan ekonomi lokal merupakan strategi penting dalam mencapai tujuan pembangunan daerah sekaligus meningkatkan daya saing wilayah. Namun, keterbatasan sumber daya yang dimiliki menuntut pemerintah daerah untuk mampu mengoptimalkan potensi ekonomi secara cerdas dengan memfokuskan pembangunan pada sektor-sektor yang memiliki kemampuan menjadi penggerak utama kemajuan daerah. Sektor-sektor tersebut kemudian diidentifikasi lebih lanjut menjadi produk unggulan daerah yang mencerminkan kekuatan dan keunggulan kompetitif lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan produk unggulan daerah di Kabupaten Trenggalek dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan meliputi Location Quotient (LQ), Shift Share, Tipologi Klassen, dan Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk mengidentifikasi sektor prioritas dan produk unggulan. Data penelitian diperoleh melalui survei sekunder serta penyebaran kuesioner kepada para pemangku kepentingan yang mewakili unsur penta helix, yaitu pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur perekonomian Kabupaten Trenggalek masih didominasi oleh sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi daerah. Berdasarkan persepsi stakeholder penta helix, produk unggulan daerah Kabupaten Trenggalek meliputi tanaman pangan, perikanan, dan perkebunan. Ketiga produk unggulan tersebut dipilih berdasarkan kriteria prioritas, yaitu kontribusi terhadap perekonomian daerah, ketersediaan bahan baku, dan potensi pasar. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam penentuan produk unggulan daerah guna mendukung kebijakan pembangunan berbasis bukti serta memperkuat ekonomi lokal yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Downloads
Downloads
Published
Series
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.